BAHAYA KOLIK PADA BAYI,DAN CARA MENGATASINYA

Hallo Moms, pernahkan Moms berpikir bahwa kolik bisa berdampak jangka panjang dalam tumbuh kembang anak nantinya? Tentunya tidak bukan! Kolik pada bayi hampir dihadapi oleh semua ibu ini ternyata memiliki dampak yang tidak boleh disepelekan. Namun sering gejala bayi kolik dianggap hal biasa pada anak, seperti menangis berkepanjangan, dan menganggap atau mengaitkan dengan hal-hal mitos yang sebenarnya sama sekali tidak ada kaitannya. 


Pada 25 Januari 2024, saya menghadiri Gathering Interlac yang diadakan di Jala Rasa BSD. Pada acara ini dihadiri oleh Reisa Broto Asmoro, sebagai Ambassador dan Nida Suryani Rachman selaku Brand Executive. Pada gathering ini saya banyak belajar tentang kolik dan cara mengatasinya.

Mungkin banyak Moms yang masih bingung apa itu kolik? Jadi kolik atau kolik infantil adalah keadaan dimana bayi mengalami rewel, menangis berkepanjangan, dan sulit dikendalikan tanpa sebab yang jelas. Kolik ini terjadi pada bayi yang berusia 2 minggu sampai 4 bulan. Bayi yang terkena kolik sering rewel pada sore dan malam hari, sehingga mengakibatkan kesulitan tidur.

Terkadang kolik ini tidak terdiagnosa karena kebanyakan orang mempunyai stigma bahwa bayi yang menangis karena lapar, tidak nyaman, atau diapers yang sudah penuh. Padahal bayi sedang mengalami kolik. Kolik ini terjadi karena perkembangan saluran cerna yang belum sempurna, alergi susu sapi, dan intoleransi laktosa.

Tapi penyebab utamanya yaitu ketidakseimbangan mikrobiota saluran cerna, dimana bayi yang sedang mengalami kolik memiliki jumlah probiotik lactobacillus atau bakteri baik yang lebih rendah dan bakteri jahat lebih tinggi dibandingkan bayi yang sehat. Kondisi ini mengakibatkan perut bayi terasa kembung, karena banyaknya gas atau sembelit. Jika bayi sedang sembelit biasanya wajahnya memerah dan kedua kakinya diangkat ke perut karena kesakitan.

Dampak Kolik Untuk Anak

Bayi yang mengalami kolik dan tidak terdiagnosa serta tidak diterapi atau diobati akan memiliki dampak jangka panjang. Seperti berisiko lebih tinggi terkena ADHD atau kesulitan berkonsentrasi, nyeri pada perut, dermatitis atopik, alergi, asma, maupun rhintis.

Dalam dunia kesehatan hal ini disebut sebagai Gut Brain Axis, yang diartikan ada hubungan dua arah antara saluran pencernaan (gut) dengan otak manusia (brain). Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui kondisi bayi yang sedang kolik.

Pentingnya Probiotik

Tahukah Moms kalau probiotik atau bakteri baik itu sangat penting untuk bayi dan anak, loh? Karena probiotik dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara memproduksi antibodi, melawan toxin, meningkatkan sistem imun, alergen, dan mikroorganisme berbahaya, membantu proses pencernaan, dan meringankan perut kembung.

Sedangkan bakteri jahat atau yang sering dikenal dengan bakteri patogen adalah bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan usus, membuat gangguan saluran cerna, menghasilkan zat beracun atau toxin, dan berisiko sebabkan efek karsinogenik. Dengan adanya ketidakeseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat atau dikenal dengan istilah dysbiosis inilah yang menyebabkan kolik pada bayi.

Maka dari itu penting banget untuk memenuhi kebutuhan probiotik pada bayi dan anak agar kesehatannya semakin terjaga. Disarankan juga untuk mengkonsumsi probiotik secara rutin setiap hari.

Interlac Menjadi Solusi Kolik

Pasti Moms sudah mengetahui suplemen probiotik dan imunitas Interlac. Interlac ini dikenal sebagai World Leader in Probiotic dan sudah teruji secara klinis dapat menurunkan kondisi kolik pada bayi. Karena suplemen ini mempunyai kandungan Lactobacillus Reuteri DSM 17938 yang sudah teruji klinis dan direkomendasikan sebagai terapi dan pencegahan kolik dengan efikasi dan keamanan yang terbukti.

Berdasarkan hasil study, Interlac ini dapat mengurangi jumlah bakteri jahat E. Coli dalam pup bayi yang membahayakan, meningkatkan pola gerakan usus, dan mengurangi gas dalam perut. Sehingga dapat menurunkan waktu menangis pada bayi sampai 74% setelah satu minggu pemakaian. Bahkan hasilnya sudah nampak dalam satu hari pemakaian, serta tingkat keberhasilan penurunan durasi menangis bayi karena kolik sebanyak 95%.

Interlac mempunyai berbagai jenis macam, saat ini saya pakai yang drops karena mengingat usia bayi yang masih 8 bulan. Karena aman digunakan mulai dari bayi baru lahir dan rasanya yang plain jadi aman untuk bayi. Selain itu juga aman dikonsumsi setiap hari dan cukup 5 tetes perhari. Interlac ini termasuk suplemen kesehatan yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Moms dapat membelinya secara offline maupun online.

Honest review 

Dulu pertama kali menghadapi anakku rewel waktu bayi, aku panik banget! Bolak-balik cek diapersnya, kasih asi ditolak, saat digendong pun serba salah. Akhirnya aku memutuskan untuk konsul ke DSA dan ternyata anakku mengalami kolik.

Akhirnya dokter menyarankan untuk terapi probiotic untuk si bayi. Setelah pemberian Interlac drop setiap hari memang tidur bayiku menjadi teratur. Tidak lagi rewel pada malam hari hingga membuat aku begadang dan kurang tidur juga. Oya, saat itu aku berpikir interlac drop ini hanya bisa digunakan pada bayi kolik saja, ternyata aku salah. Sebab Interlac drop ini sangat bagus digunakan jangka panjang, karena semenjak anakku rutin konsumsi interlac ini dari awal MPASI, tidak lagi melihat atau merasakan anak GTM. 

Karena itu aku sangat merekomendasikan pemberian interlac sejak dini setiap hari supaya bayi tidak mengalami kolik dan saluran pencernaan juga menjadi lebih sehat. Selain itu juga Interlac mendukung terbentuknya generasi emas. Dimana Golden period of intervention itu dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan yang menentukan kesehatan dan perkembangan otak anak dimasa mendatang. Maka tidak hanya nutrisi saja yang diperhatikan, tapi juga suplementasi bakteri baik memiliki peran penting juga.

Nah, kira-kira apakah moms pernah mengalami hal yang sama seperti saya ? Coba yuk kita sharing dikolom.komentar ya !




Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Wah aku baru tau loh ternyata itu bisa disebabkan oleh kolik yah, berarti kita sebagai orgtua harus pintar dan teliti jika bayi menangis dan rewel juga yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mangkanya sekrang sedia interlac dirumah

      Hapus
  3. Makasih rekomendasinya ya mam

    BalasHapus
  4. Momy sangat menginspirasi ❤️

    BalasHapus
  5. memang hati-hati ya sama kolik, kadang kita anggap anak nangis wajar saja

    BalasHapus
  6. Freesy setiyo utami18 Februari 2024 pukul 21.25

    Jadi banyak tahu tentang kolik ya mba dan emang interlac good banget ya. ✨️

    BalasHapus
  7. Cukup kaget karen efek jangka panjangnya ya mom. Untungnya sekarang sudah ada Interlac utk mengatasi kolik pada si kecil

    BalasHapus
  8. Wah makasih mam infonya aslik bayi kolik tuh bikin pusing :(

    BalasHapus
  9. Thx infonya Mam, jdi tau deh skrng kalo terjadi kolik 🫢🏻

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASI BOOSTER TERBAIK

FACE MOISTURIZER MAMA'S CHOICE AMAN UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI

HERBAL OIL MAMA'S CHOICE